Sunday, December 22, 2013

Neomu Joha Part 2

Author : Alviss
Genre : romance
Cast :
- You
- Jiyong Big Bang
- Eunhyuk Super Junior
- TOP Big Bang
- Seungri Big Bang
[Lanjutan yang sebelumnya... mudah mudahan ga malu maluin... tapi tetep malu >_<]

You POV

Sudah seminggu setelah kejadian itu... dikampus ga banyak yang berubah. Sekarang Seungri oppa dan teman-temannya nge-bully Hyunseung. Eunkyo eonni ga pernah menatapku lagi sejak itu. Gossipnya sih Eunkyo eonni mau pindah kampus. Menurutku itu terlalu berlebihan... tapi mungkin Eunkyo eonni merasa ga aman untuk tetap kuliah disini.

Hyunseung masih mencoba untuk menemuiku dan meminta maaf, tapi dadaku sesak saat melihatnya... jadi aku menghindar... kalau dia didekatku rasanya seperti dia telah mencuri seluruh oksigen disekitarku...

Oppaku dan teman-temannya selalu mengganggunya setiap ada kesempatan... oppaku, Eunhyuk oppa, Jiyong oppa dan TOP oppa sudah berteman sejak kecil. Mereka sama sama ikut club Judo sejak Sekolah Dasar. Aku juga sempat ikut club Judo bersama mereka, tapi aku berhenti dikelas 11.

Ah aku lupa satu bagian pentingnya... setelah lulus SMP, Jiyong oppa ikut orangtuanya ke Hong Kong. Dan baru seminggu yang lalu dia kembali. Oppaku punya banyak teman, tapi Eunhyuk oppa, Jiyong oppa dan TOP oppa yang paling spesial. Mereka berempat memiliki sifat yang sangat bertentangan... kalau diibaratkan seperti kekuatan avatar, Seungri oppa seperti air yang dapat mengalir kemana saja. TOP oppa sepeti tanah yang sangat kuat. Eunhyuk oppa seperti api yang bisa merusak apa saja yang dia inginkan. Dan Jiyong oppa seperti udara yang dapat dihirup siapa saja.

"Hey... mana oppamu?" Sebuah suara mengagetkanku
"Ah? Mwo?" Kulihat sumber suara itu. Jiyong oppa dan TOP oppa berdiri didepanku
"Oppamu.. mana dia?" Ulang Jiyong oppa
"Molla... mungkin dirumah, mencuci mobil kesayangannya itu." Jawabku
"Coba kau kerumahnya. Aku tunggu disini" suruh Jiyong oppa ke TOP oppa
"Aku ga akan menjemputmu kesini kalau aku menemukannya. Aku pergi. Annyeong" jawab TOP oppa dan berlari ke arah rumahku
"Kalian berempat mau pergi?" Tanyaku
"Mau membuntuti Eunhyuk. Kau mau ikut?" Jiyong oppa duduk diayunan sebelahku
"Anni... aku sedang menunggu seseorang." Jawabku
"Nugu? Pacarmu? Kau baru seminggu putus..."
"Penunggu danau ini... aku ingin menemuinya... apa dia benar benar cantik?" Aku melihat Jiyong oppa menghela nafasnya
"Kau benar benar ingin melihatnya? Kau punya gunting?" Jiyong oppa melepas kalung tanpa liontinnya itu. Dia pernah bilang kalung itu membuatnya tetap berkomunikasi dengan neneknya.
"Cutter?" Ku keluarkan cutter dari tasku
"Untuk apa kau bawa cutter kesini?" Tanyanya, dia memakai cutter ini untuk memotomg kalungnya itu
"Ya! Kenapa oppa rusak kalungnya?!" Tanyaku heran
"Kekuatannya ga akan hilang walaupun dirusak." Dia memotong kalung itu jadi dua "berikan tanganmu..." lanjutnya dan meraih tanganku. setengah kalung itu dijadikan gelang ditanganku, setengahnya lagi ditangannya. Kreatif.
"Coba lihat ketengah danau" pintanya, aku mengikuti kata-katanya. Saat melihat ketengah danau...
Ada seorang yeoja bergaun putih, dengan wajah bengkak dan warna kulitnya hampir ungu
"Whoaa!!!" Teriakku
"Itu penunggunya. Kau akan melihat yang seperti itu kalau kau memakai gelangnya" jawabnya santai
"Kupikir dia cantik... kenapa dia hampir ungu gituu..." kataku sambil mencoba melepas gelangnya
"Semua yang mati tenggelam kan seperti itu." Jiyong oppa terlihat begitu tenang.
"Aku juga dulu takut... tapi sekarang sudah terbiasa."  Lanjutnya
"Gelangnya ga bisa dilepas..." seruku
"Hahaha aku ga bertanggung jawab... kau yang minta" ledeknya. Kutatap dia sebal "oppa!"
"Haha... cukup katakan dalam hati kalau kau ga ingin melihatnya. Kau ga bakal melihatnya" lanjutnya
"Semudah itu?" Tanyaku dan dia hanya memamerkan senyum jahatnya. Hih...

Sejak hari itu aku bisa melihat mahluk lain saat aku ingin. Kadang itu menyenangkan... tapi aku juga masih sering kaget dan ketakutan saat melihat mereka.

Untuk seminggu ini, eomma dan appa akan pergi mengunjungi nenekku di pulau Jeju. Oppa mengajak 3 temannya itu untuk menginap. Tapi malam ini oppa dan TOP oppa ada kuliah malam, jadi aku dirumah bersama Jiyong oppa dan Eunhyuk oppa. Jiyong oppa sibuk dengan laptopnya, Eunhyuk oppa sibuk dengan majalah majalah Playboy-nya. Dan aku hanya mengganti2 channel TV.
"Oppa..."
"Hmm?" Jawab keduanya
"Aku bosan... main yuk" lanjutku
"Mwo?!" Seru Eunhyuk
"Cuci otakmu!" Seru Jiyong oppa
"ToD?" Kataku
"Arra. Aku temani kau main" jawab Jiyong oppa
"Aku ikut.. kau duluan" lanjut Hyuk oppa
"Aku... T" jawabku
"Apa kau sedih putus dengan Hyunseung?" Tanya Hyuk oppa
"Sedih... tapi aku ga bisa nangis." Jawabku
"Dariku... hmm... apa kau menangis saat aku pergi dulu?" Jiyong oppa bertanya dengan wajah ragu
"Ckckck padahal kau sudah tau jawabannya" komentar Hyuk oppa
"Anni..." jawabku cepat
"Bohong. Dihukum" seru Jiyong dan Hyuk oppa berbarengan
"Ya!! Hyuk oppa menceritakannya?!" Seruku
"Hukuman untukmu... buatkan kami ramen" sela Jiyong oppa
"Cepat cepat..." ledek Hyuk oppa
"Huh!! Aku ga mau cerita ke Hyuk oppa lagi" seruku dan beranjak kedapur, membuat ramen untuk mereka berdua. Diruang keluarga, mereka berdua tetap bercanda dan tertawa.
Eomma bilang, sejak lulus TK aku ga pernah menangis lagi... tapi setelah mengantar Jiyong oppa kebandara, aku menangis sendirian diruang rahasiaku. Ga ada seorangpun yang tau tentang itu... sampai aku ga sengaja menceritakannya ke Hyuk oppa.

Oh flower~ you're so sweet sweet sweet sweet
Oh flower~ you're so deep deep deep deep

"HPmu bunyi!!" Teriak Jiyong oppa dari ruang keluarga
"Cuma sms... buka aja. Dari siapa?" Balasku
"Dari... Hyuk oppa tersayang haha" Jiyong oppa tertawa terbahak-bahak di ruang keluarga. Aku langsung berlari ke ruang keluarga dan merebut HPku, Hyuk oppa juga langsung berlari kekamar oppaku.

From : Hyuk Oppa

Ya~ mianhae... aku ga sengaja membocorkan satu rahasiamu... tapi soal dulu kau menyukai Jiyong belum aku ceritakan padanya kok... hehe mianhae chagi...

"Hyuk oppa!!!" Teriakku, Jiyong oppa masih mencoba menahan tawanya. Aishh... gimana ini... Jiyong oppa tau aku menyukainya... apa dia akan menjauhiku? Aaaaa andwe!!

"Sstt jangan teriak teriak... aku akan pura pura ga tau kalau itu bisa membuatmu lebih baik" seru Jiyong oppa sambil keluar dapur, membawa ramennya
"Ne! Oppa jangan percaya sama Hyuk oppa... dia suka bohong. Aku ngantuk" kataku dan langsung masuk ke kamarku.

Jiyong POV

"Ne! Oppa jangan percaya sama Hyuk oppa... dia suka bohong"

Kau benar benar melarangku percaya? Apa yang akan kau lakukan jika aku mengikuti keinginanmu? Aku senang kau menangis karena aku pergi... bukankah itu artinya kau ingin aku tetap didekatmu?

4 tahun tanpamu, aku benar benar kesepian selama 4 tahun itu.

Setelah 4 tahun, aku menemukanmu di danau. Kau cantik saat itu. Sayangnya saat itu kau bukan menungguku... kau bahkan melupakanku...

Saat itu aku berfikir, namja yang kau tunggu sangat baik... sangat baik sampai kau tak menyisakan tempat diingatanmu untukku. Tapi ternyata pikiranku salah... aku akan membunuh namja itu kalau sampai kau menangis karenanya.

Bisakah kau hanya menangisi ku?

-TBC-

Aaaaa random ga jelas >_< maaf maaf maaf maaf maaf maaf maaf

No comments:

Post a Comment