Sunday, December 22, 2013

Neomu Joha Part 1

Author : Alviss
Genre : sad romance
Cast :
- You
-Seungri Big Bang
-Hyunseung B2ST
-Eunkyo 5Dolls
-Eunhyuk Super Junior
-Jiyong Big Bang

[Aduh ini FF pertama aku... malu wkwkw]

You POV

"Maaf... aku sibuk"
"Hari ini aku cape banget... jadi ketiduran"
"Ya! Mianhae!"

Setiap hari hanya itu yang bisa dikatakannya. Menyebalkan! Padahal aku udah nunggu sampe ketiduran! Jahat!! Hyunseung jahat... dulu dia perhatian, tapi sekarang aku diabaikan. Selalu punya alasan dan selalu menyalahkanku.

Aku benci diabaikan! Hyunseung ga pernah ada waktu untukku. Dia bilang dia memperhatikanku, pembohong! Menyapaku saja hampir ga pernah.

Hari minggu ini Hyunseung berjanji akan menemaniku bermain seharian... aku berharap dia menepati janjinya kali ini... sudah hampir 2 bulan pacaran, tapi ini baru kencang ketiga kami...

Akhirnya hari yang aku tunggu tiba~ yeay!! Jalan-jalan bersama Hyunseung seharian... pagi ini aku menunggunya di taman dekat rumahku. Sekarang pukul 08:00, aku duduk di ayunan dekat danau. Menunggunya. Di ayunan sebelahku juga ada seorang namja, wajahnya ga asing... tapi aku lupa dia siapa. Jadi aku hanya diam dan berpura-pura tidak mengenalnya.

"Hmm... sepertinya aku sering melihatmu disini... nuguya?"
"Mwo? Nugu?" Tanyaku pada namja itu
"Kau. Siapa lagi? Apa mungkin aku bicara pada yeoja penunggu danau itu?" Jawabnya sambil menunjuk danau didepan kami. Dia bercanda? Sudah sering aku main disini, tapi aku belum pernah melihat penunggu danau itu. Apa dia cantik?
"Oh aku... kau bisa melihat penunggu danau itu? Apa dia cantik? Kenapa kau bertanya aku siapa? Kita pernah bertemu sebelumnya?" Kulihat dia hanya menatap danau didepan kami sambil tersenyum.
"Kurasa kita akan sering bertemu. Kujawab pertanyaanmu saat kita bertemu lagi." Jawabnya sambil berlali pergi.

Sekarang aku sendirian. Apa penunggu danau itu benar benar ada? Kenapa disini sepi sekali... kemana Hyunseung? Kenapa belum datang? Aish! Kulihat sekeliling danau, hanya ada aku. Sisi lain dari taman ini ramai, tapi kenapa mereka tidak bermain didekat danau? Padahal disini nyaman. Apa karena penunggu danau ini? Apa penunggunya benar benar ada? Hhiii... Hyunseung!! Kemana kau?!!

Sudah 2 jam aku menunggunya. Tapi dia belum juga datang... dia bahkan mematikan HPnya... ish!! Namja menyebalkan! Baik, aku tunggu 1 jam lagi... kalau dia belum juga datang, aku anggap kita putus. Aku bosan diabaikan seperti ini terus... sudah puluhan kali dia seperti ini! Dan aku lelah!

Oh flower~ you're so sweet sweet sweet sweet...
Oh flower~ you're so deep deep deep deep...

Kulihat HPku dan ku buka sms dari Hyunseung

From : Hyunseung <3

Mianhae... hari ini aku harus ikut acara keluarga. Aku ga bisa menemanimu. Pergilah bersama teman-temanmu. Ku telpon nanti malam. Jangan menghubungiku sampai ku telpon. Jangan nakal! Arra?

Aish... jinjja!! Namja itu! Hah! Menyebalkan!!

To : Hyunseung <3

Kalau sampai jam 9 nanti malam kau tidak menelponku berarti kita putus!! Aku serius!

Sudah puluhan kali aku mengatakan itu, dia pasti menganggapku bercanda, atau hanya menggertak. Tapi kali ini aku sungguhan. Belum sampai 2 bulan kami pacaran, tapi sudah puluhan kali dia membuat janji dan dia juga yang membatakannya.

Apa yang bisa kulakukan hari ini? Aku sudah terlanjur bilang pada teman-temanku kalau aku gabisa ikut mereka nonton hari ini. Semua gara gara Hyunseung! Hari liburku jadi sia-sia.

Seperti kejadian kejadian sebelumnya. Aku menyia-nyiakan hari liburku karenanya, dan hanya tidur seharian dikamarku yang nyaman ini...

Sudah pukul 21:30 dan hyunseung belum menelponku. Berarti kita putus?? Aaaaa ga mau... tapi kalau ga putus aku harus terus terusan menyia-nyiakan hari liburku. Haish!! Putus? Engga? Putus? Engga? Putus?

Tokk tokk tokk

Aish! Siapa yang mengetuk pintu kamarku?!
"Nugu??! Masuk aja! " Teriakku
"Hehe... hai... kau sudah tidur?" Oppaku masuk kamarku dan langsung menutup pintunya
"Mwo?? Aku ngantuk..." jawabku sebal. Kenapa harus dia??
"Beberapa temanku mau menginap... aku pinjam ruang rahasiamu ya? Kamarku kurang luas untuk menampung mereka..." jawabnya sambil menggoyang-goyangkan coklat ditangannya
"Berikan coklatnya! Pakai kamarku! Jangan ruang rahasiaku" kurebut coklat ditanggannya dan beranjak keluar kamarku
"Waa... adikku... kau baik sekali haha" katanya sambil mengikutiku keluar.

Saat melewati kamar oppaku, ada pemandangan yang benar benar mengagetkan. Jackpot Hyunseungku sayang! Kau masuk ke grup senior yang salah...
"Oppa... kau belum memberitau Hyunseung kalau aku adikmu?" Kataku didepan pintu kamar oppaku
"Eh? Kenapa dengan hyunseung? Dia seangkatan denganmu?"
"Hampir dua bulan ini dia jadi pacarku" jawabku sambil melihat hyunseung yang mulai panik
"Whoaa... dan sekarang dia berselingkuh didepan oppamu?" Sambung Eunhyuk oppa, dia sudah jadi teman oppaku, bahkan sebelum aku lahir mereka sudah bersama-sama.
"Anni... aku..." Hyunseung berusaha menjelaskan, tapi apa itu penting sekarang?
"Eunkyo-a aku kira kau pacaran dengan Hyunseung... tapi kau cuma jadi selingkuhan... maaf aku memaksa kalian berciuman tadi" lanjut Hyuk
"Oppa... ah maksudku Hyunseung. Aku sudah bilang ini tadi. Tapi aku ulangi lagi ya... kita putus..."
"Ya... mianhae... aku ga tau kalau kalian pacaran" yeoja yang bernama Eunkyo itu berjalan mendekatiku
"Ya... chagi... mianhae.. aku belum mau putus.."
"Kau mau pergi sendiri atau aku yang mengusirmu?!" Bentak oppaku
"Kenapa oppa teriak teriak?? Nanti eomma appa bangun"
"Seungri... aku tau ini rumahmu, tapi bisakah kalian bertengkar diluar? Aku ga mau mendengar kisah cinta murahan ini." Seru seorang namja yang ada dibalik selimut. Eunkyo eonni memelukku dan terus meminta maaf. Hyunseung terus menatapku dengan tatapan memohonnya. Aku benar benar ingin berteriak dan memukulinya sekarang!

Ku lepas pelukan Eunkyo eonni dan pergi keruang rahasiaku "putus tetap putus! Oppa tolong urus mereka untukku... night oppa" seru ku sambil menuruni tangga, Hyunseung mengikutiku, dan oppaku mengikutinya.
"Chagi... mianhae..." tangan Hyunseung melingkar di perutku. Memelukku. Aish.. dia membuatku bimbang sekarang.
"Anni..." jawabku
"Jangan sentuh adikku." Oppaku menariknya. Seungri oppa benar benar terlihat marah... Hyuk oppa ikut menuruni tangga sambil merangkul  Eunkyo eonni
"Ya Eunkyo... kenapa kau menangis? Dia yang dibohongi saja tidak terlihat sedih. Kau merasa bersalah? Kalau kau merasa bersalah, kau harus dihukum. Jangan pernah bicara pada kami lagi. Kau mengerti?" Hyuk oppa mendorong Eunkyo eonni yang terus menangis keluar dari rumahku.
"Ini sudah malam... apa Eunkyo eonni berani pulang sendiri?" Tanyaku
"Tentu saja namja itu harus mengantarnya. Kau mau menamparnya?" Tanya oppaku sambil memegangi tangan Hyunseung, Hyunseung mencoba melepaskan tangannya dari oppaku, tapi sepertinya sulit.
"Anni... cukup hatiku yang sakit. Aku ga mau menyakiti tanganku juga..." jawabku
"Orang orang yang sekelompok denganku memang bukan orang baik. Tapi kami tidak melukai sesama anggotanya. Lupakan tawaranku tadi. Dan bersiaplah pindah kampus!" Seungri oppa menyeretnya keluar rumah dan memukulinya dihalaman
"Oppa! Jangan kotori tanganmu! Hyuk oppa... pisahkan mereka!"
"Hey... oppamu sedang membelamu. Kenapa harus dipisahkan?" Seru Hyuk oppa. Awalnya Hyunseung hanya diam menerima pukulan dan makian dari Seungri oppa. Tapi sekarang dia membalas Seungri oppa. Dan itu membuatku makin sulit bernafas!

Eunhyuk oppa melerai mereka, beberapa teman oppaku ikut keluar dan ikut memisahkan Seungri oppa dan Hyunseung.
Aku menghampiri Hyunseung "pergi sekarang sebelum aku benar benar membencimu!" Bentakku didepan wajah Hyunseung yang babak belur itu. Sangat menyedihkan melihatnya seperti itu... Hyunseung menaiki motor merahnya dan pergi... aku semakin sulit bernafas sekarang...
Hanya ada 9 orang teman oppa disekelilingku, tapi rasanya oksigen disini sangat sedikit... begitu sesak... sangat sulit untuk bernafas...
"Kau baik baik saja?" Tanya oppa
"Mana mungkin... suruh temanmu mengobati lukamu... aku mau tidur" jawabku dan berlari kekamarku

Eh? Oh iya aku lupa, oppa menyewa kamarku malam ini... aku keluar dari kamarku dan hampir menabrak teman oppaku yang mungkin mau tidur dikamarku
"Mianhae..." katanya setelah melihatku
"Jiyong oppa?! Kapan kau pulang??" Seruku saat melihat namja didepanku itu
"Tadi pagi kan kita sudah bertemu didanau... kau baru mengingatku? Haish... kau hanya mengingatku saat kau sedih?" Katanya berpura-pura kecewa
"Penunggu danau?? Ah iya aku ingat! Hehe maaf... kau sangat berbeda sekarang jadi aku lupa..." jawabku seadanya. Sebenarnya aku masih kurang yakin kalau yang didanau tadi jiyong oppa...
"Sudah reuniannya? Sana tidur. Kau bilang dadamu sesak tadi? Aku ga jadi pinjam kamarmu. Biar saja mereka berdesak desakan dikamarku." Seru oppaku dan menuntunku naik ketempat tidur
"Ya.. oppa.. aku mau ngobrol sama jiyong oppa dulu..." rengekku
"Besok pagi saja... aku menginap disini seminggu... night" seru jiyong oppa
"Tuh... denger? Sekarang tidur" oppaku merebut HPku "sudah ku block" lanjutnya dan meletakan HPku dimeja belajar.

Oppa menutup pintu kamarku. Meninggalkan ku sendirian. Ingatan tentang Hyunseung kembali melintas. Memutari kepalaku. Membuatku pusing. Apa aku benar benar sedih? Dadaku benar benar sesak... dan aku belum pernah merasakan ini.

Kenapa Hyunseung tega berselingkuh? Kenapa dia membohongiku? Apa alasannya mengabaikan ku karena seligkuhannya itu? Kenapa dia ingin bergabung dengan kelompok oppaku? Apa dia tau kalau Seungri itu oppaku? Apa dia lupa kalau ini rumahku? Ah anni... dia belum pernah kerumahku, jadi dia ga tau kalau ini rumahku. Semua pertanyaan itu berputar di otakku... haisshh!! Kepalaku sakit!! Kalau di drama drama harusnya aku menangis seperti orang gila sekarang... tapi aku ga tau caranya menangis.

-TBC-

Maaf ya... pemula... masih jelek bangettt

No comments:

Post a Comment