Wednesday, December 25, 2013

Dadahh 2

Cast :
- Kamu
- Jang Hyunseung
- Yang Yoseob

Tercekik...

Melihatnya menatapku seperti itu benar benar menyakitkan.
"Wae?" Hanya itu yang dapat kukatakan
"Semua orang dirumah sakit... kenapa kesini?"
"Kenapa kau kembali?"
"Merindukanmu..." jawabnya. Kututup mataku, berharap semua ini mimpi... 1 detik... 2 detik... kubuka mataku, ini bukan mimpi! Dia benar benar akan pergi sekarang... Hyunseung-ku pergi...
"Jangan relakan aku... jangan biarkan aku pergi" mohonnya
"Aku ingin tetap disini... bersamamu" lanjutnya. Hanya menggeleng yang dapat kulakukan... dia mendekat... begerak ke arahku, semakin dekat... aku mencoba menggapainya, sekali... dua kali... aku tak dapat menyentuhnya!
"Izinkan aku tetap disampingmu..." gumamnya, saat itu air mataku jatuh...
"Jangan menangis... aku baru akan pergi saat kau memintaku pergi..."
"Jangan pergi... kau sudah meninggalkanku 3 tahun... apa itu belum cukup?" Gumamku.

---
Aku membuka mataku, begitu terang... aroma ini? Ku lihat sekelilingku dan ini bukan kamarku. Kamar Hyunseung, ini pertama kalinya aku memasuki kamarnya setelah 3 tahun terakhir... belum berubah, masih tetap rapi... Gitar didekat jendela yang selalu dia mainkan setiap sore, sepatu sepatu yang tertata rapi disudut kamarnya, cemilan yang selalu ia sembunyikan di bawah meja belajarnya. Semua belum berubah...

Pintu terbuka
"Kau sudah bangun? Kemarin kau pingsan didepan rumah... kau pasti sangat terpukul... aku juga" ucap eommanya
"Maaf merepotkanmu..." jawabku
"Anni... ga merepotkan... kau mau sarapan?"
"Anni... aku ga laper... nanti aja. Boleh aku tetap disini?" Tanyaku
"Silahkan... ini, kemarin sebelum kecelakaan itu, Hyunseung ingin memberikan ini" katanya sambil memberiku sebuah kotak seukuran kotak sepatu
"Jangan dibuka! Saat kau membukanya, aku akan pergi!" Kudengar suara Hyunseung berteriak didekatku, tapi aku ga bisa melihatnya
"Gomawo..." kataku pada eommanya
"Sama sama... aku keluar dulu" jawab eommanya sambil berjalan keluar. Setelah eommanya keluar
"Kau dimana?"
"Sebelahmu... kita tidur bersama semalam, lupa?"
"Aku ga bisa bercanda sekarang... Aku sedang berkabung sekarang" kurasakan air mataku ingin jatuh lagi
"Aku sedih melihat orang orang menangisiku... apa kau ingin menangisiku juga?"
"Aku harus bagaimana?! Kau meninggalkanku begitu cepat!"
"Kau masih bisa melihatku! Kau pikir aku ingin mati secepat ini?! Ada banyak hal yang belum kulakukan! Bukan mauku untuk meninggalkanmu!" Wajah yang dihiasi oleh darah itu terlihat begitu marah...
"Kau tau bagaimana perasaanku sekarang? Aku sedih harus meninggalkanmu secepat ini, lalu aku senang karena kau masih bisa melihatku, namun saat pertama aku tau kalau kau dapat melihaku kau benar benar membuatku sedih karena kau tak mengenaliku... apa sekarang wajahku sangat menyeramkan? Bagaimana wajahku sekarang? Aku sedih karena aku membuat banyak orang menangis, apa kau harus menangis juga? Tapi aku senang aku bisa bicara denganmu sekarang..." jelasnya, air mataku semakin deras, isakanku semakin terdengar, sulit untuk menghentikan ini...
"Aku tau ini sulit... bisakah kau berpura2 aku masih hidup?" Tanyanya. Kutatap wajahnya
"Kau masih tampan... sekarang wajahmu berwarna merah karena darah... bajumu kotor.." jawabku
"Saat masih hidup, aku belum pernah berani mengatakan ini. Dengarkan baik baik... love you" bisiknya

---
Sehari... dua hari... seminggu... sebulan... dua bulan. Sudah 2 bulan aku menjalani hidupku bersamanya. Seminggu setelah kecelakaan itu, keluarga Hyunseung pindah. Namun Hyunseung tetap berada disisiku sampai hari ini...
Aku senang bersamanya... dua bulan bersamanya sedikit membuat rasa kehilanganku berkurang... walau aku harus melihatnya penuh darah seperti sekarang, tapi aku bersyukur... setidaknya aku bisa terus berbicara dengannya...

"Hari ini aku ga bisa berada disisimu... kalau aku terus berkeliaran seperti ini, aku akan menghilang seperti buih" mendengar bisikannya itu, aku langsung terbangun dari tidurku
"Mau kemana? Andwe!" Jawabku
"Cari pasien koma bernama Yang Yoseob. Aku harap ini berhasil" jawabnya lalu menghilang.
"Hyunseung!! Oppa!! Ya!! Kemana kau?!!" Jeritku, aku benar benar takut dia akan meninggakanku...

---
Sudah jam 1 siang... aku sudah mengunjungi banyak rumah sakit mencari pasien bernama Yang Yoseob itu
"Oppa... kau dimana?" Gumamku. Hyunseung belum juga muncul setelah pagi itu...

---
Sudah 2 minggu setelah hari itu. Hari terakhir aku bertemu Hyunseung... hari dimana ia memintaku mencari Yang Yoseob... tapi aku ga bisa menemukannya!!! Ini benar benar membuatku frustasi!! Setiap sore aku kemakamnya... berharap dapat menemukannya disitu.

"Ya! Aku kan menyuruhmu mencariku! Kenapa kau malah bersantai disini?!" Bentak seorang namja, kulihat wajahnya, namja itu imut, benar benar manis >_< aaaaa... aku punya Hyunseung!! tapi mengingatkanku pada seseorang...
"Siapa?" Tanyaku dan namja itu langsung memelukku
"Aku berhasil... aku kembali... aku hidup sekali lagi" bisiknya
"Hyunseung?" Jawabku dan ia menangguk "ah sekarang aku Yang Yoseob" lanjutnya. Kupeluk tubuhnya
"Jangan pergi lagi..." isakku
"Jangan menangisiku" jawabnya sambil menghapus air mataku
"Sekarang kau boleh buka ini.." lanjutnya sambil memberiku sebuah kotak yang dulu diberikan eommanya
"Kau ga akan pergi saat aku buka ini?" Tanyaku dan dia menggelenng. Kubuka kotak itu...
"Satu CD, satu buku catatan dan jaket?" Gumamku sambil membuka buku catatan itu...
"Semua lagu dibuku dan CD itu ku buat untukmu selama 3 tahun..." serunya
"Cuaca mulai dingin... kau harus pakai jaket" lanjutnya. Sekali lagi kupeluk tubuhnya, walau sedikit berbeda... tapi itu tetap dia... Jang Hyunseung yang ku cintai... kini di tubuh seorang namja imut nan manis bernama Yang Yoseob...

END

Aduhhh cape... jelek banget nih pasti :< maaf dalam proses belajar >_< yang udah berpengalaman bikin FF... ajarin aku yaaa hihihihi

No comments:

Post a Comment