Sunday, June 22, 2014

Wake Up

FFnya ngarang sendiri... suer deh... maklumin ya kalo ga jelas :( ga mau ada tokoh utama cewenya :( tapi nanti aneh/?

Cast : Lee Joon, Thunder, dan entah siapa lagi nanti

[Author POV]
"Sebuah kecelakaan terjadi tadi malam di jalanan Seoul, Korea Selatan. Dari CCTV di daerah setempat dapat dilihat sebuah Lamborghini putih melaju dengan kecepatan tinggi dan menghantam sebuah truk yang melintas" tutur seorang pembawa berita pagi ini.
Seorang pria paruh baya terlihat cemas didalam sebuah mobil, isak tangis dari wanita disebelahnya menambah kecemasan sang pria. Sebuah penyesalan terlihat di tiap lekuk wajah sang pria.
"Harusnya aku mencegahnya..." Sesal sang pria
"Apa anakku akan baik baik saja..." isak wanita disebelahnya
"Anakku... mianhae.." gumam pria tersebut.
Mobil yang mereka tumpangi berhenti di depan sebuah Rumah Sakit. Kedua orang paruh baya tersebut segera turun dari mobil, dan berjalan dengan tergesa-gesa memasukin gedung dengan bau obat diseluruh penjuru ruangan tersebut. Setelah 5 menit menyusuri rumah sakit itu mereka tiba di sebuah ruang rawat VIP, dengan dinding bercat biru langit, terbaring seorang gadis didalam ruangan tersebut, perban melilit di dahi, lengan, bahu dan kakinya, matanya terpejam, berbagai selang terhubung padanya. Tangis sang wanita paruh baya tersebut pecah. Hatinya terluka melihat sang anak terbaring dikasurnya, dipeluknya sang anak, namun sang anak sama sekali tak merespon. Sang pria paruh baya itu pun terlihat begitu sedih, air mata mengalir turun dari pelupuk matanya. Kekhawatiran yang mendalam tersirat dari wajah kedua orang tersebut. Selang beberapa menit, seorang dokter membuka pintu geser ruang tersebut dan berjalan memasuki ruang tersebut.
"Selamat pagi tuan dan nyonya Lee" sapa sang dokter
"Apa putriku baik baik saja?" Tanya wanita paruh baya itu
"Kami akan melakukan semua yang bisa kami lakukan... tapi untuk beberapa saat ini, kami belum tahu kapan putri anda akan siuman" tutur sang dokter.

***DI RUANG LAIN***

Diruang lain, di rumah sakit yang sama. Seorang dokter, ditemani seorang suster sedang memeriksa keadaan pasiennya.
"Aku sudah coba menelepon keluarganya, tapi ga ada yang jawab"
"Kau yakin yang kau hubungi itu benar?"
"Aku yakin... kasihan dia.. padahal ganteng"
"Heh! Kita lagi kerja"
"Terus kenapa? Aku cuma memuji pasien ini... coba aja semua pasien disini ganteng kaya dia"
"Aish.. terserah lah... kau yakin ga ada yg bisa di hubungi?"
"Handphonenya rusak saat kecelakaan. Dan polisi mengambil handphonenya. Polisi cuma memberitauku namanya Lee Joon, alamat, umur, dan nomor kontak di handphonenya"
"Siapa aja kontak di handphonenya? Semuanya ga bisa di hubungi?"
"Coba tebak ada berapa kontak di handphonenya?"
"Seratus? Lebih?"
"Cuma 1. Dan itu nomor kontak pasien di kamar 1246. Korban kecelakaan ini juga"
"Mereka pacaran dan ketabrak di mobil yang sama?"
"Kok pacaran?? Pasien dikamar 1246 masih 17 tahun, dan saat kecelakaan dia ditemuin di dalem taxi"
"Kontak di handphone cowo ini cuma pasien dikamar 1246, berarti mereka kenal, dan cowo ini cuma nyimpen nomer cewe itu, masa mereka ga ada hubungan?"
"Kau dokter atau tukang buat cerita sih?"
"Kau suster atau tukang gosip sih?"
"Ish"
"Hahaha"
Selesai memeriksa, mereka keluar dari ruang tersebut dan melanjutkan pekerjaan mereka.

[Lee Joon POV]
***SAAT HARI MENJELANG SIANG***

Arrgghh... rasanya badanku sakit semua... kupaksakan membuka mataku, ruang apa ini? Ini bukan kamarku... aahh!! Kepalaku! Sebuah kejadian terlintas di kelapaku.

-flashback-

Sore itu, setelah bertemu dengan dosenku. Aku ikut latihan basket dengan timku, selesai latihan aku melihat SMS darinya

From : calon istriku <3
Oppa~ aku selesai wisuda… oppa lagi ngapain? Aku ngirim foto ke oppa tapi ga deliv :( GD oppa tadi ngisi acara... dia ganteng bangettt >_< aku mau cerita banyakk banget ke oppa... besok aku ceritain~ kalo kita ketemu hehehe

Ish SMS apaan tuh -_- haahh Joon kau harus sabar! Sebentar lagi, saat dia kembali ke Korea nanti, dia akan jadi milikmu...

To : calon istriku <3
Coba kirim ulang. Foto apa? Seganteng apa sih GD itu -_- aku lebih ganteng

Loh kok ga deliv smsku? Kemana dia? Lagi seneng seneng sama GD? Ish awas kau! Yeoja ngeselin! Karena kesal, aku melanjutkan latihan basketku. Setelah tubuhku basah penuh keringat, aku mandi lalu ganti baju. Sudah jam 11 malam, aku berjalan ke parkiran, saat tiba di mobilku, handphoneku kembali bergetar. Yeoja itu benar benar mengirimi ku foto foto saat wisudanya tadi.
Foto pertama, foto ijazahnya.
Foto kedua, fotonya bersama keluarnya.
Foto ketiga, fotonya dengan CL, sahabatnya.
Foto keempat...MWO?! foto apa ini?! Aish jinjja!! Kenapa dia mau dicium namja itu!! Hah! Yak!!! Yeoja nakal! Hah! Saat emosiku hampir sampai puncaknya, ada seorang yg meneleponku. Sepertinya ini appa calon istriku...
"Yoboseyo? Joon?" Suara ahjussi disebrang sana
"Ya ahjussi ada apa?" Tanyaku
"Apa putriku menghubungimu? Dia menghilang setelah wisuda tadi, handphonenya juga ga bisa di hubungi"
"Mwo?! Kok bisa? Dia cuma mengirimiku foto wisudanya"
"Aku memberitahunya soal perjodohan kalian di jalan pulang setelah wisuda tadi. Dia kaget dan nolak. Dia keliatan marah. Dia bilang kalau dia punya pacar dan dia menolak di jodohin" saat mendengar penjelasan ahjussi rasanya dadaku sesak... apa dia pacaran dengan GD? Kenapa dia ga memberitahuku? Sejak kecil dia selalu menceritakan semuanya... memang sudah 6tahun kami ga ketemu... sejak lulus SD dia pindah ke LA. Tapi kami selalu berhubungan! Jaman sekarang udah ada handphone facebook twitter path banyak! Tapi kenapa kau ga cerita soal pacarmu hah!! Sudah setahun sejak aku diberitahu kalau kami dijodohkan... sudah 9 tahun aku mencintainya... sudah 9 tahun aku menunggunya... hah!!! Saat itu aku benar benar kesal, dia sudah punya pacar dan dia kabur karena tau kami di jodohkan! Aku merasa aku benar benar di tolak!
Karena sangat kesal, aku menginjak pedal gas sekuat mungkin, memacu mobilku sekencang mungkin. Saat ini jalanan sepi...
setelah emosiku cukup reda, aku teringat padanya... dia kabur? Bersama pacarnya? Kemana? Kuambil handphoneku, mencoba menghubunginya.. gagal... nomernya ga aktif. Aku harus mencarinya! Kalaupun dia menolakku, aku harus tau dia dimana sekarang. Bandara! Aku harus ke LA. Malam ini juga. Aku harus mencarinya... kupacu mobilku secepat cepatnya menuju bandara. Kuabaikan semua rambu dijalan. Tapi... sedetik kemudian, bukannya sampai bandara, bukannya mencarinya... mobilku malah menghantam sebuah truk... dan semuanya gelap.

-flashback end-

Semalam aku kecelakaan... oh iya! Aku harus mencarinya! Aku bangun dan langsung keluar ruang itu... tunggu... aku ga merasa sudah membuka pintu tadi... kenapa aku sudah di luar ruang rawatku? Aku sudah bangun, kenapa ga ada dokter yang masuk dan memeriksaku? Semalam mobilku menghantam truk kan? Kenapa rasanya ga begitu sakit? Tubuhku normal... seorang lelaki paruh baya berjalan didepanku, itu appanya... appa calon istriku... ah bukan dia menolak di jodohkan dengan ku.. dia mantan calon istriku </3 kenapa ahjussi disini? Seseorang menghubunginya dan memberitahunya kalau aku dirawat disini? Apa putrinya sudah ketemu sampai dia sempat menjengukku? "Hai ahjussi! Aku disini! Kau lupa padaku? Kenapa mengabaikanku?? Kau mau menjengukku kan?! Aku disini!!" Teriakku tapi ahjussi itu tetap mengabaikan ku dan berjalan masuk lift
"Ya! Sekencang apapun kau berteriak, manusia ga akan bisa mendengarmu joon!" Secara tiba tiba seorang lelaki muncul di hadapanku, darimana dia? Tiba tiba muncul, dan dia tau namaku
"Siapa kau? Darimana kau datang? Kenapa tau namaku dan apa maksud kata katamu barusan?!"
"Satu satu kali nanyanya... namaku Thunder. Aku yang akan mengurus mu dan beberapa orang dirumah sakit ini. Coba lihat siapa yg ada diruangan itu" katanya sambil menunjuk pintu di belakangku, dan tiba tiba pintu itu terbuka. Refleks kubalik badanku dan kau tau apa yang kulihat?
"Dia mirip aku, kenapa dia? Kecelakaan?" Gumamku
"Dia memang kecelakaan. Dia mirip denganmu? Bukankah kalian persis? Coba lihat lebih dekat" katanya dan tiba tiba dia sudah ada di sebelah kasur tempat laki laki itu terbaring. Ku perhatikan wajahnya, tubuhnya... dia benar benar mirip aku...bukan! Dia memang aku!
"Kau di luar tubuhmu sekarang. Dan tugasku adalah menemanimu sampai kau di izinkan masuk ketubuhmu lagi" jelasnya. Lidahku kaku... ini seperti di film film... ga mungkin... mustahil.
"Kau tau apa kesalahanmu sampai kau belum di izinkan masuk ke tubuhmu lagi?" Kupandang mata laki laki yang mengaku bernama thunder ini... matanya jernih, dingin, dan mengerikan... "sebenarnya aku disuruh memberitahumu agar kau menyesal dan bisa masuk lagi. Tapi kisahmu akan menyenangkan dan aku tidak akan memberi tahumu kesalahanmu... cerita yg menyenangkan ga boleh langsung berakhir kan?" Lanjutnya dan menghilang. Saat itu waktu seperti berhenti... sebuah batu besar menimpaku... kepalaku seperti mau pecah dan kakiku seperi lumpuh... ini mimpi kan? Dan aku harus bangun dari mimpi aneh ini....

No comments:

Post a Comment