Sunday, June 22, 2014

Wake Up 3

Lanjutan~

[Hyuna POV]

Setelah Thunder pergi, aku masuk ke ruang dimana tubuhku terbaring... didalam ada eomma, eomma kelihatan lelah... eomma udah makan? Mianhae... aku cuma terlalu shock kemarin... aku ga mau kabur, aku cuma shock, dan aku ga tau mau harus apa... aku ga mau di jodohin eomma :( Bukan karena di jodohinnya sama Joon oppa... dijodohin sama siapa pun aku ga mau... eomma istirahat dong... nanti eomma sakit juga.
Ga lama appa masuk "Joon di rawat di kamar sebelah.." kata appa lesu. Mwo?! Joon oppa dirawat disini juga?! Joon oppa kenapa?! "Dia di kecelakaan yang sama kaya Hyuna. Lamborghini Joon yang nabrak truk itu" lanjut appa, eomma cuma diam... eomma menatap tubuhku yang terbaring di tempat tidur. Mataku panas, Joon oppa? Waeyo? Kenapa bisa ada di kecelakaan itu juga? Joon oppa... aku lari ke kamar sebelah, Joon oppa terbaring di atas tempat tidurnya, banyak perban di tubuhnya... wajahnya keliatan tenang....
"Oppa..." isakku "oppa bangun.... joon oppa!! Bangunnnn... hhuuaaa" aku berlari di rumah sakit mencari Thunder, tapi dia ga muncul... "Thunder!! Aku mau hidup lagiiii.... hhuuuaaa Thunder!!! Aku mau sama Joon oppa!!!" Teriakku sambil mengelilingi rumah sakit.
Tanpa sadar aku sampai di atap rumah sakit, ada Thunder diatap rumah sakit... tapi dia ga sendirian...
"Joon... itu korban keempatmu. Kim Hyuna... yeoja yang kau tunggu sampai 9 tahun" jelas Thunder, tulang tulang yang ada dikakiku seperti melunak... tubuhku rasanya berat... sosok yang sedang bicara dengan Thunder oppa berbalik menghadapku, raut wajahnya kaget, ia menatapku, lalu berjalan mendekatiku... satu dua tiga langkah... tubuhku ga bisa digerakkan... rasanya mati rasa. Karena Joon oppa aku kecelakaan? Karena Joon oppa aku koma...
"Ma... maaf..." gumam Joon oppa, matanya masih menatapku. Tanpa sadar tubuhku bergerak mendekatinya, memeluknya, menangis di dadanya
"Hyuna mau sama Joon oppa... Joon oppa jangan mati... Joon oppa jangan ninggalin Hyuna... hiks" isakku sambil memeluknya

[Lee Joon POV]

"Hyuna mau sama Joon oppa... Joon oppa jangan mati... Joon oppa jangan ninggalin Hyuna... hiks" isaknya sambil memelukku. Aku membuat calon istriku koma... aku membuatnya seperti ini...
"Jadi kalian cuma akan berpelukan seperti ini? Joon kau sudah hampir bisa bangun... Hyuna, masih lama untukmu agar bisa bangun..." suara Thunder bergetar di udara.
"Kenapa Hyuna masih lama?" Kutatap Thunder yang sedang berdiri di pinggiran atap
"Dia sendiri yang belum mau bangun..." jawabnya santai.
"Apa maksudmu Hyuna belum mau bangun?!" Teriakku, Hyuna mengeratkan pelukannya "appa sama eomma selalu melarangku selama ini... aku mau menikmati kebebasanku sebentar" bisik Hyuna.
"Oppa... kemarin setelah wisuda appa bilang kalo kita di jodohin... aku ga mau di jodohin oppa... bukan karena dijodohinnya sama oppa... aku cuma ga mau di jodohin... jadi aku kabur. Aku ketempat GD... tapi disana aku liat GD mesra mesraan... bukan sama aku, tapi sama CL. Aku... aku sedih... aku terlanjur kabur, jadi aku kebandara beli tiket buat kekorea... buat ketemu oppa. Hyuna mau sama oppa... tapi Hyuna belum mau bangun sekarang... oppa bangun sendiri dulu ya? Nanti aku nyusul oppa..." pelukan Hyuna di tubuhku makin erat, tapi selang beberapa detik, pelukan itu mengendur dan akhirnya lepas.

Ku buka mataku perlahan, silau... setelah mataku terbiasa dengan cahaya dalam ruangan ini. Aku baru bisa melihat kalau aku ada diruang rawatku, seluruh badanku rasanya sakit, aku ga bisa gerakin kaki dan tanganku... sepertinya aku kembali ketubuhku. Tapi Hyuna?

-end-

No comments:

Post a Comment