Sunday, June 22, 2014

Wake Up 2

Saat itu waktu seperti berhenti... sebuah batu besar menimpaku... kepalaku seperti mau pecah dan kakiku seperi lumpuh... ini mimpi kan? Dan aku harus bangun dari mimpi aneh ini....

Lanjutannya~

[Author POV]

Setelah Thunder meninggalkan Joon sendirian, Joon terus memikirkan kesalahan yang pernah di perbuatnya selama hidupnya, Joon terus memikirkan cara agar ia bisa kembali hidup...
Ditempat lain, Thunder sedang mengurusi tugasnya yang lain... Kim Hyuna, gadis cantik itu juga dalam posisi yang sama dengan Joon. Gadis itu juga harus mencaritau kesalahannya dan menyesalinya... tapi berbeda dengan Joon... Hyuna terlihat senang saat tahu tidak ada manusia yg bisa melihat dan mendengarnya.
"Boleh aku ikut denganmu seharian ini oppa??" Tanya Hyuna pada Thunder
"Kau ga ingin mengingat kesalahanmu dan cepat cepat hidup kembali?"
"Aku mau menikmati ini dulu... yayaya??"
"Baru kali ini aku menangani orang sepertimu" Thunder menatap Hyuna dengan heran
"Selama hidup eomma dan appa banyak melarangku... jadi mumpung mereka ga melihat dan mendengarku.. aku ingin menikmati ini... boleh kan oppa?"
"Terserah sih... semua resiko kau yang tanggung?"
"Yaa... aku tanggung semuanya.. tapi izinin aku seneng seneng dulu... oke??"
"Baiklah..." Thunder pun menyetujuinya "tapi aku harus pergi dulu sekarang... ku tinggal ya?" Lanjut Thunder
"Kemana? Aku ga boleh ikut?" Hyuna mengerucutkan bibirnya
'Apa apaan ini... aish benar benar... wajahnya... ahh jinjja' batin Thunder.
"Anni.. ga boleh ikut... aku harus bertugas dulu..." jawab Thunder sedikit ragu.
"Wae?? Hyuna mau ikut oppaa" bujuk Hyuna, namun Thunder tetap menghilang saat itu juga.

[Thunder POV]

Aishh... yeoja itu... kenapa wajahnya membuat dadaku terasa aneh... aaiihh Thunder sadarlah.. kau berbeda dengannya. Yeoja itu, Kim Hyuna masih bisa hidup lagi... sementara kau? Kau sudah ga mungkin hidup lagi! Sadar Thunder sadar...
"Ya!! Thunder!! Mana sih namja aneh itu! Tadi muncul tiba tiba.. sekarang di cari ga muncul muncul" suara Joon tertangkap oleh gendang telingaku. Apa dia bilang? Aku namja aneh? Justru dia yang aneh!
"Siapa yang kau bilang aneh?" Kataku setelah muncul dihadapannya
"Whooaa.. jangan muncul tiba tiba! Bikin kaget aja!" Bentak Joon saat melihatku
"Mananya tiba tiba?! Tadi kau yang memanggilku!" Balasku. Joon hanya mendengus kesal.
"Kenapa mencariku? Sudah tau apa kesalahanmu?"
"Beritahu aku siapa aja korban kecelakaan yang ku buat semalam?" Jawabnya. Dia sudah tau kesalahannya? Apa ini caranya menyesal?
"Untuk apa kau tau itu?"
"Aku harus minta maaf kan?" Jawab Joon
"Baik.. akan ku beri tau. Kau menabrak truk. Ada seorang supir di truk itu, supir itu mengalami patah tulang di kakinya" jelasku
"Siapa supir itu? Hanya dia korbannya? Dimana keluarga supir itu?"
"Supir truk itu, punya seoarang anak tuli yang harus dia besarkan. Sampai hari ini si anak belum tahu keadaan appanya. Dan supir itu dirawat diruang 0208" setelah mendengar penjelasanku, Joon terlihat sedikit kaget...
"Ada berapa korban kecelakaan itu?" Tanya Joon sedikit ragu
"4 orang." Jawabku sambil terus mengamati wajahnya yang jadi sedikit pucat
"Lalu orang selain supir itu?" Gumam joon
"G.O seorang penyanyi, dia pengendara motor yang gagal menghindar dalam kecelakaan itu. Tangan dan 2 ruas tulang rusuknya patah dan banyak lecet di wajahnya. Banyak orang yang menangisinya" Joon makin tegang, wajahnya tampak takut
"Korban lainnya?" Bisiknya
"Akan ku beritahu nanti... kau ingin melihat supir truk itu dan GO?" jawabku

[Lee Joon POV]

"Akan ku beritahu nanti. Kau ingin melihat supir truk dan GO?" Tawaran dari Thunder membuatku sedikit takut... kenapa hanya karena tau dia menolakku aku jadi melukai banyak orang... hanya karena hatiku terluka, aku melukai banyak orang! Bodoh! Kenapa aku begitu egois? Harusnya aku bisa lebih hati hati... 4 orang menjadi korban kecelakaan yang kubuat... keluarga mereka, teman teman mereka, semuanya pasti sedih... apa mereka akan memaafkan ku...
"Hey Joon! Kenapa diam? Aku bertanya!" Suara Thunder membuyarkan lamunanku
"Ah maaf" jawabku kikuk
"Hmm... aku bisa lihat kalau kau menyesal sekarang. Tapi ada hal lain yang harus aku beritahukan..."
"Apa itu?"
"Korban ketiga adalah supir taxi. Dan supir itu meninggal" kata kata yang keluar dari mulut Thunder membuatku shock... aku pembunuh? Karena aku kecelakaan itu terjadi... karena aku supir taxi itu meninggal...

No comments:

Post a Comment